Sunday, June 28, 2009

BAYAR = SERVICE

BANYAK NGELUH

Ada yang kasih komentar terhadap postingan saya sebelumnya (Honda Kebon Jeruk)
Lucunya dia bilang "coba lebih bijak & profesional"

Bijak?
- Saya rasa sangat bijak untuk menulis pengalaman saya ini di sini.
Profesional?
- Sebagai customer saya sudah menjalankan tugas saya yaitu meminta servis yang layak
- yang ga profesional siapa? (maksudnya kemana ya? - sebagai orang tolol anda sangat profesional)

Laen kali, kalo kasih komen mikir dulu ya :)
Saya emang banyak nulis tentang "keluhan"

Siapa yang ga ngerasa tertipu kalo udah bayar dan mendapat servis yang jelek?
Apa anda tahu berapa besar profit yang mereka dapat dengan servis yang jelek tersebut?
Selayaknya kita mendapat servis yang bagus (atau layak) apalagi kalo kita bayar.
Saya ga minta di istimewakan kok. Wajar wajar aja tuh.

Tipikal orang indonesia yang 'ga enakan', 'nrimo' udah harus ditinggalkan.
Blog seperti ini berguna untuk menulis apa yang kita alami agar orang lain tidak mengalami hal yang serupa.

PS :
Masalah saya ini sangat sepele dibandingkan dengan masalah seorang kerabat yang baru saja kehilangan anaknya setelah melahirkan dikarenakan dokternya telat bertindak & mengambil keputusan.
(setelah menunggu 4 tahun untuk bisa mengandung)

Thursday, May 28, 2009

BENGKEL HONDA KEBON JERUK JAKARTA - ASAL!

MOBIL SEMAKIN BERMASALAH, HATI-HATI!

Pulang ke Indonesia pengen seneng-seneng. Malah jadi kesel.
Mobil ga dipake selama 6 bulan dan parkir di Bogor sejak istri ikut ke Kuwait.
Sewaktu saya periksa ada beberapa masalah :
1. Window bagian supir udah susah naek kalo dibuka
2. Window sebelah supir (kiri) berisik sekali kalo dibuka & ditutup
3. Air wiper ga berfungsi, mungkin airnya kosong pikir saya, ketika saya isi, air nya mengucur deras ke kolong mobil
4. Kalo dibawa kenceng diatas 120, ban mobil bergetar, mungkin butuh balancing sekalian spooring
5. Tenaga udah agak kurang, sekalian tune up deh.

Suatu hari saya bermaksud untuk datang ke gerai telkomsel di Mall (duh lupa tar di revisi), sekalian maen ke kantor lama untuk ketemu temen-temen.
Ternyata gerai telkomsel tidak ada di mall tersebut. Berhubung udah nyampe situ, sekalian servis mobil deh di BENGKEL RESMI HONDA KEBON JERUK.

HARI PERTAMA
Yang menerima saya adalah Mr. A. Mobil saya titip di bengkel dari pukul 11 sampai pukul 6 sore.
• Masalah no. 1 & 3 terselesaikan, window bekerja dengan baik.
• Menurut pihak bengkel, selang air habis dimakan oleh tikus. Saya juga melihat kabel yang terkoyak koyak, namun ketika keluar dari bengkel, air wiper tidak keluar
• Ban mobil masih bergetar
• Karena lampu depan kanan berembun, pihak bengkel menawarkan untuk menghilangkan embun dengan cara membuka lampu, dan mengelem karet lampu, embun timbul karena ada lubang - keluar dari bengkel lampu terlilit lakban karena masih dalam proses pengeleman
• Tenaga tidak saya rasakan bedanya, hanya saja, setelan gas terlalu rendah. Jika gigi masuk dan saya mengerem, suara keletekan mesin terdengar, kalo bahasa istri saya : "kok kaya mau mati tiap di rem?"
• Keluar dari bengkel, klakson mati!

HARI KEDUA (keesokan harinya)
Karena masih ada garansi, walaupun jauh (Bogor-Kebon Jeruk Jakarta), saya memutuskan untuk balik lagi keesokan harinya untuk komplen masalah air wiper yang masih tidak berfungsi dan klakson yang mati - masalah roda dan mesin saya abaikan - Pikir saya, masalah sepele seperti air wiper aja ga kelar, klakson mati pula!
Keluhan saya sampaikah kepada Mr. A.
5 jam lebih hingga bengkel mau tutup saya menunggu. Saya liat bagian depan mobil dibongkar.
"Maaf pak, kemarin air wipernya lupa ngisi dan klakson emang udah rusak dan harus ganti sekitar 120 ribu pak"
Trus tadi ngapain aja dong? selama 5 jam mereka hanya mengelem ulang lampu depan!

Saya meminta bengkel dekat rumah di Bogor untuk memeriksa klakson, dan kalau harus diganti lebih baik saya beli klakson bekas yang agak murah (tanpa klakson, anda benar-benar diuji kesabaran mengemudi di indonesia)
Ternyata klakson masih berfungsi dengan baik, hanya saja sekringnya putus. Ha? bengkel resmi honda segede itu ga meriksa sekring? Sudahlah saya pikir.

BEBERAPA HARI KEMUDIAN
Beberapa hari kemudian AC mati!
Di Jakarta ga pake AC = sauna gratis.
Kok bertubi-tubi ya? Kebetulan saya ada janji di sekitar tendean - kuningan keesokan harinya. Saya memutuskan untuk mengecek ke bengkel AC yang terdapat di 50 meter sebelum perempatan kuningan - mampang (Lily carwash).
Montir di situ melihat bahwa magnet kompresor AC tidak bekerja. Tok! dia ketok - AC berfungsi lagi. Magnet kompresor AC sudah lemah dan harus diganti.
"Hati hati pak, bengkel besar pasti akan mengganti seluruh komponen kompresornya dan itu mahal, bisa 3 juta lebih" Karena hari sudah terlalu sore, keesokan harinya saya memutuskan untuk balik lagi ke Kebon Jeruk sekalian komplen soal klakson.

Kali ini saya beralih kepada orang lain (bukan Mr. A) Petugas penerima (katakan Mr.B) yang menerima mendengarkan keluhan dan menjanjikan untuk memperbaiki pelayanannya. "Maaf pak kalau kami terlalu cepat mengambil kesimpulan (katanya tentang klakson)" . Pukul 4 saya di telp oleh pihak bengkel.
"Harus diganti magnet kompresornya pak, magnetnya 3 jutaan. Kalo komplit dengan kompresornya 1 unit total sekitar 4 juta"
"Kalo soal ban, ada karet (saya lupa) yang harus di ganti di kedua roda depan. Sekitar 1 juta lebih pak"
Wah, berat juga. Saya memutuskan untuk membatalkan semuanya.
Lalu pukul 6 kurang saya mengambil mobil. Ternyata Mr. A yang menerima dan DENGAN KETUS, dia mengambil tanda terima dari tangan saya. Lalu saya meminta beliau untuk menuliskan apa yang seharusnya saya ganti berikut harganya.
Lalu dia menulis :
1 unit kompressor AC 5 juta lebih dan biaya servicenya 350 ribu.
Lho? perasaan tadi di telp katanya total 4 juta?
"Trus karet untuk rodanya berapa?" lalu dia jawab : "Roda? roda apa pak? saya ga tau tuh, temen saya tadi ga bilang"

Silahkan anda ambil kesimpulan dari pengalaman saya ini.
Bengkel resmi yang lain, MUNGKIN lebih bagus.

UPDATE :
Saya sudah memperbaiki AC saya dengan TIDAK MENGGANTI UNIT KOMPRESOR di sebuah bengkel di jalan radio dalam (lupa namanya) dengan biaya yang jauh lebih murah - 1,2jt - dan BERFUNGSI DENGAN BAIK.
Bengkel tersebut terletak di sebelah kiri jalan (kalau kita menuju pondok indah)
Ada tulisan DENSO berukuran besar di luarnya.

Tuesday, May 12, 2009

INDOSATM2 TIDAK BERKEMBANG

KONEKSINYA SEMAKIN LAMBAT, BERHENTI BERLANGGANAN YUK?

KENAPA SAYA MAU BERLANGGANAN IM2?


Saya terpukau oleh kecepatan koneksi IM2 dari seorang teman.
Pertama kali saya berlangganan, saya sedang mengontrak rumah di kawasan Bintaro sektor 9. Disana, koneksi 3G tidak ada, hanya GPRS
(padahal ada petinggi IM2 yang tinggal tidak jauh dari tempat saya tinggal lho)
.

Ya ga apa apa lah, di kantor (kebon jeruk waktu itu) masih bisa dapet - pikir saya, walaupun harus naek ke lantai 3.

Di rumah orang tua saya - Ciputat (kampung utan) koneksinya juga hanya GPRS. Begitu pula di Bandung (Cigadung).

Saya juga sering menjajal koneksinya di rumah mertua di Bogor, di kawasan indraprasta (diatas loket tol). Di Bogor, koneksinya juga payah. Untuk koneksi mobile, saya tidak mempunyai pilihan lain saat itu.

1,5 tahun yang lalu, saya harus pindah bekerja ke Kuwait meninggalkan keluarga tercinta. Maka saya memutuskan untuk menambah 1 lagi koneksi IM2 untuk istri, koneksi IM2 yang pertama saya serahkan kepada adik & orangtua - dengan harapan saya bisa berkomunikasi dengan mereka kapan saja, dimana saja.

Skype merupakan pengobat rindu yang mujarab, namun IM2 lah penyakitnya.
Kadang nyambung, kadang ngga. Kadang nyambung, namun setiap beberapa menit putus.
Hidup segan, mati pun sering.

KUNJUNGAN DARI PIHAK IM2


Kemarin, tanggal 11 Mei 09, saya kebetulan sedang cuti di tanah air tercinta. Pihak IM2 mengajukan kunjungan kerja untuk bertemu langsung dengan beberapa pelanggan 'setia'nya.

"Kesempatan untuk komplain nih" saya pikir.
Namun keramah tamahan & penjelasan dari pihak IM2 membuyarkan niat saya untuk marah-marah. Kendala yang saya alami sudah saya sampaikan.

Yang luar biasa, dalam waktu 1 tahun terakhir - menurut pihak IM2 yang datang ke rumah - penjualan/pelanggan naik 400%! Hal ini disebabkan oleh jumlah pemakai internet di Indonesia yang semakin bertambah & wabah facebook juga menjadi salah satu faktor penyebabnya!
Jadi? Pelanggan & penjualan naik 400%, koneksi jadi semakin lelet karena pemakaian yang membludak!
Tapi itu memang hanya salah satu faktor saja dan tidak diantisipasi oleh IM2.
IM2 sedang meningkatkan kualitas pelayanannya.
Namun apapun itu alasannya dari pihak IM2, kan kita bayar pak?!.

Saat ini, saya sedang berada di rumah orangtua saya di Bandung.
Koneksinya? Amit amit! masuk aja susah bukan main. Besok saya mau survey provider lain ah!
2 tahun sudah saya berlangganan IM2.

BERHENTI BERLANGGANAN YUK? NANTI KALO UDAH KENCENG, KITA LANGGANAN LAGI!

Thursday, April 09, 2009

PERKEMBANGAN DINAR IRAK DARI KUWAIT

DIATAS 35.000 RUPIAH



UPS! Semua orang juga tau!
Ini dinar kuwait.. bukan dinar iraq.
Lagi pengen iseng.. :)
Wakwaw!

Thursday, February 05, 2009

YO-YO MASTER FROM INDONESIA

OKE ROSGANA



Udah lama rasanya ga ketemu teman teman lama. Dari SD sampe Kuliah.
Salah satu teman kuliah saya, Oke Rosgana ternyata menekuni hobbynya dengan serius dan hasilnya diluar dugaan. YO-YO merubah hidupnya.
Berawal dari iseng mengisi waktu luangnya sebagai pegawai negeri dengan bermain YO-YO dan membuat desain untuk melengkapi produk YO-YO kelas dunia, sekarang dia menjadi MASTER YO-YO Indonesia. Gelar Sarjana Seni Rupa ITB nya dipake apa ya? hehe..

Sukses nya keu! Hebat euy maneh!
Ikuti kisahnya di sini

Monday, January 12, 2009

PENGHASILAN TKI BEBAS PAJAK

Penghasilan TKI bebas PPh

oleh : Achmad Aris

JAKARTA (Bisnis.com): Direktorat Jenderal Pajak Departemen Keuangan menyatakan pekerja Indonesia di luar negeri (TKI) tidak akan dikenai pajak penghasilan (PPh) atas penghasilan yang diperoleh semasa berada di luar negeri.

Dengan catatan, masa kerja TKI di luar negeri lebih dari 183 hari dalam jangka waktu satu tahun. TKI dalam hal ini termasuk dalam kategori subjek pajak luar negeri.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Jenderal Pajak Darmin Nasution dalam peraturan Dirjen Pajak tertanggal 12 Januari 2009, nomor PER-2/PJ/2009 tentang Perlakuan PPH bagi Pekerja Indonesia di luar negeri.

"Atas penghasilan yang diterima atau diperoleh pekerja Indonesia di luar negeri dan telah dikenai pajak luar negeri, tidak dikenai pajak penghasilan di Indonesia," jelas Darmin dalam peraturan itu yang diterima Bisnis.com, hari ini.

Namun, untuk penghasilan yang diterima TKI dari Indonesia akan tetap dikenai PPh sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Indonesia yakni UU No.36/2008 tentang PPh.

Perdirjen tersebut dikeluarkan dalam rangka memberikan kepastian hukum atas perlakuan PPh bagi warga negara Indonesia yang bekerja di luar negeri lebih dari 183 hari dalam jangka waktu setahun. Selama ini, memang terjadi kesimpangsiuran terkait status TKI yang bekerja di luar negeri yaitu apakah berstatus subjek pajak dalam negeri atau subjek pajak luar negeri.(yn)

link :

HARIAN BISNIS INDONESIA - bisnis.com

related post :

PAJAK PENGHASILAN BAGI TKI/TKW - kompas.com

PAJAK, NPWP, PTKP, VISKAL

Monday, December 15, 2008

NYARIS KENA!

SHOES FLY AS BUSH VISITS IRAQ



Duh.. gini kali nasib orang ya.
Udah bentar lagi masa dinasnya selesai, Negara ditinggal dalam keadaan krisis, dapet oleh-oleh sepatu lagi. Gimana kira-kira sejarah mencatatnya ya? sebagai orang yang gagal total?

Thursday, December 11, 2008

PERKEMBANGAN DINAR IRAK

OH DINAR IRAK

Weits! pertengahan november kemaren ampir nyangkut di Rp. 12
Pasti para penjual itu langsung gencar promosi : Terbukti!

Yoi, terbukti turun lagi sekarang..
Pasti jawabnya, tunggu taun depan. Warisin aja ke anak cucu sekalian, siapa tau pas jamannya turunan ke 5 nilainya jadi luarbiasa. Tapi Cetakan uangnya udah baru.

Oh Dinar Irak.. engkau membuat blog ku jadi ramai.

related post :
DINAR IRAQ
IRAQI DINAR - DINAR IRAK
AN INTERVIEW - PART 1
AN INTERVIEW - PART 2
IS IRAQI DINAR WORTH YOUR MONEY?
DINAR IRAK - SEPTEMBER 2008
KUWAIT DINAR

Monday, December 01, 2008

WORK IN KUWAIT

LOWONGAN KERJA

Temans..

Kepercayaan Kuwait terhadap orang indonesia sebagai pegawai profesional di bidangnya mulai meningkat.

Ada permintaan untuk penambahan tenaga kerja di kantor gw untuk motion graphic designer - untuk channel baru.

Datang lagi permintaan Dari JWT - Kuwait for senior positions.
Senior Art Director, Senior Designer de el el.

So, there are opportunities.
Please send your CV to me.
Don't forget to mention your position.
Don't forget to attach your portfolio.

berhubung yang akan dikirimi CV adalah orang arab,
maka ada baiknya kalo masing2 pekerjaan dikasih detailnya.., misalkan :
Bagian lo apa, foto by siapa, clien siapa, ph nya siapa..
kalo perlu kasih siapa yg bisa jadi referensi lu..
Taun berapa..
Dan ada BAHASA INGGRISNYA DONG..

Please be professional with your presentation.

Thankyou very much.
God Bless Us All

Daud Muhamad Samsudin H
sidaut@yahoo.com

PS :
- Tolong kasih judul di emailnya "WORK IN KUWAIT - yourname"
- Mau adaptasi dengan kehidupan dan prilaku orang arab
- Tidak ada kehidupan malam & alkohol
- Untuk salary sebetulnya bukan urusan gw, tapi gw akan kasih masukan 'berapa' yang dibutuhkan untuk bisa hidup layak, nabung dll. apalagi yang udah berkeluarga.
- Sehat Jasmani & tidak mempunyai penyakit menular (yg gagal tes kesehatan ga bisa kerja disini & bakal dideportasi)

UPDATE!
Terimakasih kepada semua yang sudah berpartisipasi dan mengirimkan lamarannya.
Ada beberapa point yang perlu saya garis bawahi :
1. Saya hanya memberikan info bahwa memang ada lowongan yang saya sebutkan diatas, namun, saya hanya meneruskan (forward) semua lamaran yang masuk kepada saya. Saya bukan penentu/pengambil keputusan perusahaan yang bersangkutan, juga di tempat saya bekerja.
2. Karena kesimpangsiuran para pengambil keputusan, mulai hari ini (13 February 2009), info lowongan kerja ini, saya tutup. Mohon maaf dan terimakasih.

Tuesday, November 18, 2008

PAJAK PENGHASILAN BAGI TKI DAN TKW

DARI KOMPAS.COM

Selasa, 18 November 2008 | 20:02 WIB

JAKARTA, SELASA- Pekerja asal Indonesia ke luar negeri, baik Tenaga Kerja Indonesia (TKI) maupun Tenaga Kerja Wanita (TKW) dibebaskan untuk tidak membayar kewajiban pajak penghasilan di Indonesia. Syaratnya, mereka telah menetap dan bekerja di luar negeri lebih dari setengah tahun atau 180 hari.

Demikian diutarakan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jakarta Selatan A Sjarifuddin Alsah dalam sosialisasi sunset policy kepada insan musik di Jakarta, Selasa (18/11).

"Kami tidak membebankan wajib pajak kepada TKI dan TKW, karena biasanya mereka sudah dibebani wajib pajak oleh negara tempat mereka bekerja. Tapi kalau di bawah atau kurang dari setengah tahun, masih kami haruskan untuk membayar pajak penghasilan," terang Sjarifuddin.

Diberlakukannya wajib pajak di Indonesia bagi TKI dan TKW yang bekerja kurang dari setengah tahun, lanjut Sjarifuddin, dikarenakan pada rentang tersebut mereka belum mendapat wajib pajak dari negara yang bersangkutan. "Negara di luar negeri baru menerapkan wajib pajak kepada pekerja asing setelah 180 hari dia bekerja," jelasnya. (C11-08)

related post :
kompas.com
pajak, npwp, ptkp, viskal