Sunday, June 28, 2009

BAYAR = SERVICE

BANYAK NGELUH

Ada yang kasih komentar terhadap postingan saya sebelumnya (Honda Kebon Jeruk)
Lucunya dia bilang "coba lebih bijak & profesional"

Bijak?
- Saya rasa sangat bijak untuk menulis pengalaman saya ini di sini.
Profesional?
- Sebagai customer saya sudah menjalankan tugas saya yaitu membayar & meminta servis yang layak
- yang ga profesional siapa? (maksudnya kemana ya? - sebagai orang tolol anda sangat profesional)

Laen kali, kalo kasih komen mikir dulu ya :)
Saya emang banyak nulis tentang "keluhan"

Siapa yang ga ngerasa tertipu kalo udah bayar dan mendapat servis yang jelek?
Apa anda tahu berapa besar profit yang mereka dapat dengan servis yang jelek tersebut?
Selayaknya kita mendapat servis yang bagus (atau layak) apalagi kalo kita bayar.
Saya ga minta di istimewakan kok. Wajar wajar aja tuh.

Tipikal orang indonesia yang 'ga enakan', 'nrimo' udah harus ditinggalkan.
Blog seperti ini berguna untuk menulis apa yang kita alami agar orang lain tidak mengalami hal yang serupa.

PS :
Masalah saya ini sangat sepele dibandingkan dengan masalah seorang kerabat yang baru saja kehilangan anaknya setelah melahirkan dikarenakan dokternya telat bertindak & mengambil keputusan.
(setelah menunggu 4 tahun untuk bisa mengandung)

3 comments:

Dian said...

Hihihi... seru juga baca comment2nya..
Soal "ga enakan" dan "nrimo" memang sudah saatnya ditinggalkan.
Karena itu tidak mengajarkan soal hak dan kewajiban yang benar. Jadi timpang. Kalau "nrimo" dan "ga enakan" berarti ada 1 pihak (si A) yang tidak mendapatkan haknya.... Dengan SYARAT, pihak tersebut (si A) sudah menjalankan kewajibannya yaa...
Dan pihak yg lainnya (si B) harus dikasi ganjaran supaya dia tau bahwa dia sudah terima hak-nya secara penuh, tapi dia tidak melakukan kewajibannya.
Kalau nrimo, waaahhh.. si B akan tetep melanggang kangkung, bebas dari pelaksanaan kewajibannya.

Taappiii... soal nrimo ini.. punya suami orang Jawa.. jadi sedikit mengerti. Itu didikan nrimo bener2 udah ngakar banget dari uyut2nya. Kalau nrimo karna sudah punya plan B, mengalah untuk menang, ya monggo.. itu namanya strategi.
Tapi apa iya orang Indonesia punya budaya untuk planning jangka panjang? Rasanya lebih seneng yang cepet2 aja... "dampaknya gimana? ahhh pikirin belakangan aja..."

sidaut said...

Halo cousin!
Apa kabar? kayaknya halo fotonya tambah eksis nih?! selamat ya!
Iye nih.. masa tamu dateng ke rumah orang trus ngasih komentar seenaknya? pake topeng lagi! wekekek!
Kalo ga suka ga usah dateng kesini - gampang kan?
Salam buat Dibya ya!

Anonymous said...

Uhuhhhhh... Sepupuku yang satu ini perlu diralat nih...
Bukan halo foto..tapi ayofoto.com
Temen2 Indonesia di Kuwait bisa ikutan join ayofoto.com dan dapetin passive income lohh..
Karena sistem jual-nya kayak jualan RBT, harga murah main di volume.
Pasti foto2nya bagus... Obyeknya orang Indonesia, latar belakangnya kuwait..
Salam juga buat Rulli & 2 jagoan loe..